by

Bea Cukai Kabupaten Belitung Musnakan Miras dan Rokok Ilegal

Belitung, Penababel.com – Kegiatan Pemusnaan Miras dan Rokok Ilegal Merupakan bukti komitmen Bea Cukai Tanjung Pandan dalam memberikan perlindungan kepada masnyarakat terhadap peredaran barang Ilegal, Seperti barang kena Cukai (BKC) serta minuman mengandung Etil Alkohol (MMEA), yang dilaksanakan di Pelabuhan Tanjung Pandan Belitung, Selasa (13 Desember 2022).

Adapun barang-barang yang dimusnakan tersebut adalah barang yang dikatagorikan sebagai barang yang dilarang dan dibatasi (LARTAS). Dan telah mendapat persetujuan pemusnahan dari Direktur pengelolaan kekayaan Negara Menteri keuangan.

Total perkiraan nilai barang keseluruhan hasil penindakan yang akan dimusnakan KPPBC TMP C Tanjung Pandan sebesar. Rp. 8.157.600.500,00 (Delapan miliar seratus lima puluh tujuh enam ratus ribu lima ratus rupian), Dengan potensi kerugian Negara sebesar. Rp. 16.887.193.040,00 (enam belas miliar delapan ratus delapan puluh tujuh juta seratus sembilan puluh tiga ribu empat puluh rupian). Pemusnahan ini dilakukan dengan cara dibakar atau dirusak hingga tidak dapat digunakan lagi.

Tentunya pemerintah mengharapkan dapat memberikan efek jera bagi para pelaku dan meminimalisir pelanggaran serupa. Bea Cukai kabupaten Belitung berkomitmen untuk terus berupaya mengamankan penerimaan milik Negara secara optimal. Upaya Proventif dan Represif terus dilakukan, Dengan  bersinerji dengan Pemda dan dinas terkait lain nya, Termasuk penagak hukum seperti Polri dan Kejaksaan.

Pelaksanaan pemusnahan barang ilegal tersebut. Lansung dipimpin oleh Bupati Belitung H. Sahani saleh, Dan didampingin oleh kepala Bea Cukai Jerry Kurmiawan serta jajaran yang terkait.

Diselah-selah pusnahan barang ilegal tersebut. Bupati Belitung,Sahani saleh juga menyampaikan. “pasti masih banyak lagi barang ilegal diluar sana, Barang ilegal ini dampak nya pasti akan merugikan Negara dan genarasi kedepan nya, Dan pengguna minuman ini pasti kalangan orang berkelas, Karena harga 1 botol nya sampai 2.000.000 juta rupiah. “Terangnya.

Ditempat yang sama, Jerry Kurmiawan selaku kepala Bea Cukai juga menyampaikan. “Sebenar nya Miras ini bukan tujuan tempat kita, Tapi kita juga sudah mencoba pengembangan-pengembangan dan  berkordinasi dengan banyak pihak sampai ke Jakarta. Barang miras ini pun kita tidak tau asli gak asli nya, Yang jelas ini barang haram, Pasti akan merusak generasi anak muda untuk kedepan nya, Dan Sekian banyak kasus miras yang ada, Kasus yang 1 ini paling terbesar di Belitung. “Tutupnya.

Comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

News Feed